Selasa, 29 November 2011

Gagal Diet

Sudah dari awal 2011 saya mencoba diet, dengan merubah pola makan menjadi 6x sehari dengan porsi 1/2 dari biasanya. Kebanyakan orang tidak tahu kalau diet itu pola makan justru harus teratur, bukan menjadi tidak makan.

Oh iya saya kasih tau juga istilah diet itu sebenarnya lebih merujuk kepada merubah pola makan, baik penggemukan atau pengurusan

Untuk diet, tidak cukup mengatur pola makan, karena harus juga olahraga. Olahraga yang sangat baik untuk menurunkan berat badan adalah olahraga yang bersifat aerobik, yaitu yang hitungannya tidak terbatas. Misal jogging, sepeda, berenang. Lakukan jangan cuman 10 menit, ada yang bilang 30-45 menit. Itu sih saya ga tau pasti.

Selain olahraga, juga harus menaikkan masa otot. Otot semakin besar, semakin banyak juga bagian tubuh yang harus diberi makan oleh tubuh. Kalo melakukan penaikan masa otot ini, berat badan terkadang tidak turun, tapi lemak berkurang karena masa otot bertambah.

Saya sendiri sempat turun 3kg, tapi tiba-tiba saja pola makan terganggu, olahraga terganggu. Akhirnya sekarang naik lagi. Huhuhuh...

Minggu, 27 November 2011

Ujian Aikido: Kyu 4!



Akhirnya selesai juga ujian aikido ke kyu 4. Datang 7.30 ternyata matras sudah beres, saya pikir daftar ulang dulu sesuai pengumuman. Sepertinya hanya trik supaya tidak ngaret. Maklum orang Indonesia terkenal ngaret. :D

Hari ini adalah hari yang sangat melelahkan. Pertama saya jadi uke yang ujian ke kyu 5, karena yang ke kyu 4 cuman 3 orang jadinya digabung. Jadi uke saja sudah capek, padahal ujian yang saya belum mulai. Sudah ngos-ngosan. Akhirnya saya bilang supaya pelan-pelan agar tidak sama-sama capek. Akhirnya tibalah saya ujian. Yang tadinya uke menjadi nage terus, karena giliran ujian gantian.

Tibalah semuanya disuruh duduk, saya pikir ujian yang saya pun selesai (ngarep :D). Eh ternyata, yang ke kyu 4 disuruh terus. Tiga pasang pun menjadi penonton. Yang awalnya uke saya yang kyu 6, diganti oleh salah satu instruktur. Biasanya sama yudansha itu enak, kadang-kadang nurut. Apalagi kalo yang ujian kyu 6 dan 5.
Ternyata, instruktur yang satu ini badannya tinggi dan besar, tangannya besar. Saya yang belum bisa rileks akhirnya terkadang masih pake tenaga otot.

Baru beberapa teknik, saya pun sudah ngos-ngosan. Belum lagi uke saya terus menyuruh agar melakukan varian (bukan variasi) teknik yang lain yang saya lupa karena sudah kecapean duluan. Beberapa kesalahan pun terjadi, karena kelelahan, badan pun panas, stamina sudah mau mencapai batasnya, belum lagi mulut menjadi manis kaya ngemut nasi, kemungkinan sih dehidrasi. Mengingat saya kalau latihan keringat yang bercucuran paling banyak di antara yang lain.

Hingga akhirnya terdengar Zagi Kokyuho. Pertanda ujian yang saya sudah selesai. Dan akhirnya peserta ujian kyu 5 dan 4 keluar dari matras disertai tepuk tangan. Saya pun beristirahat, air minum sebotol saya minum sampai setengah, butuh minuman manis-manis saya pun cari keluar. Walau sudah mendinginkan badan tapi badan masih serasa panas, saya pun ke kamar mandi untuk membasahi paha ke bawah, merasa adem saya pun tergiur air dan dengan nekat saya mandi. hehehe

Setelah mandi dan sholat dan ujian ke kyu 1 pun selesai, tiba akhirnya pengumuman. Semua berbaris, duduk mendengar penjelasan dengan kaki kesemutan, diumumkan bahwa semuanya lulus. Semua orang pun bertepuk tangan merasa lega. Setelah sesi pemotretan (kaya model aja) alias foto-foto dan beres-beres matras, semua pun pulang. Pulangnya kami dari RS Al Islam Dojo pun makan empal gentong.

Tapi ada satu hal, saya belum punya sabuk biru. Karena belum punya uang untuk beli. Mungkin sementara masih pake putih strip. hehehe... :D

Dan aktivitas puncak hari ini pun selesai.
Fin. :D

Kamis, 24 November 2011

Artificial Intelligence

Di tingkat akhir ini saya mulai tertarik dengan dunia Artificial Intelligence, terutama yang berhubungan dengan Neural Network.



Artificial Intelligence adalah (menurut bahasa saya) proses pendidikan pada komputer agar dapat memiliki kecerdasan seperti manusia dalam mengolah informasi baru.

Manusia bisa membaca tulisan yang aneh walaupun harus diteliti lebih dahulu, bisa membedakan mana wajah manusia dan wajah hewan. Tapi tidak dengan komputer, komputer harus memiliki data training atau data latihan yang sebelumnya dimasukkan oleh pembuat mesin, sehingga saat ada data baru maka akan dibandingkan dengan data training ini. Sama seperti manusia latihan mengerjakan soal matematika, latihan yang banyak. Setelah ujian diberikan soal jenis sama yang dimodifikasi, dan dia bisa mengerjakannya.

Aplikasi AI (Artificial Intelligence) ini sangat banyak, diantaranya adalah pemain komputer pada game catur, othello, pengenalan tulisan tangan atau tulisan tercetak, pengenalan retina mata, pengenalan wajah, pengenalan suara, searching gambar dengan gambar seperti di Google (atau disebut Google Goggle), hingga mobil yang bisa berjalan sendiri (autopilot), bahkan motor yang bisa menyeimbangkan sendiri.

Mungkin Anda pernah menonton film I Robot yang dimainkan oleh Will Smith. Saat itu para robot menguasai kota, seperti itulah Artifical Intelligence, mungkin karena terlalu canggih. Tapi saya yakin tidak akan seperti itu, karena bagaimana pun juga komputer tidak bisa melampaui kecerdasan manusia. Sungguh ciptaan Allah itu luar biasa. :D

Bagi yang mau belajar AI, bisa search online course di internet, atau masuk jurusan Informatika, atau Robotika, dan sejenisnya. Good luck!

Rabu, 23 November 2011

Movie Review: Fighter in The Wind

Movie review kali ini adalah Fighter in The Wind. Selamat membaca. :D



Fighter in The Wind menceritakan kisah seorang warga Korea bernama Choi Bae-dal. Suatu hari Bae-dal menolong temannya yang dirampok gangster setempat saat menajalankan usaha pachinko. Namun Bae-dal kalah dan dipermalukan di depan orang-orang, dia pun ditolong oleh temannya Bum-soo, seorang seniman bela diri.

Bae-dal pun akhirnya minta agar diajari seni beladiri tersebut, pada awalnya dia menolak untuk mengajari, namun akhirnya dia mau mengajari Bae-dal. Dengan beladiri yang dipelajarinya, dia menolong wanita Jepang dari percobaan perkosaan oleh tentara Amerika. Dia pun kemudian menjadi pahlawan di daerah tersebut, yang belum diketahui identitasnya (kayak film superhero).

Suatu hari, Bum-soo dibunuh oleh gangster setempat, dia bersama imigran Korea lainnya pun menyerang gangster tersebut hingga terjadilah tawuran. Namun mereka kalah, dan Bae-dal juga kalah setelah terpukul di kepala. Dengan tekad tidak ingin kalah lagi, dia pun pergi ke gunung, berlatih siang dan malam, memanjat tebing es, mengangkat potongan kayu, berlari naik turun gunung.

Turun dari gunung, dia mengganti nama menjadi nama Jepang sebagai Masutatsu Oyama, dia pun menantang dojo-dojo karate yang ada. Semua dimenangkannya, setelah itu dia menantang Judo, Ninjutsu, dan beberapa beladiri lain.

Masutatsu Oyama kemudian dikenal sebagai pencipta aliran Karate Kyokushin, salah satu aliran yang cukup populer, termasuk di Indonesia.

Cukup sekian aja deh reviewnya, ini sih udah jadi sinopsis. Masih ada kelanjutannya, lebih baik nonton sendiri. Hehehe..

Selasa, 22 November 2011

Old Movie Review: The Pianist



The Pianist menceritakan tentang seorang pemusik Yahudi Polandia bernama Władysław Szpilman yang dunianya hancur karena perang dunia ke-2. Saat itu terjadi Holocaust, dimana para orang Yahudi diperlakukan dengan kejam bahkan hingga dimusnahkan.

Wladyslaw kemudian berusaha menyelamatkan diri dengan bantuan orang lain , berpindah-pindah tempat tinggal dengan diam-diam layaknya seorang imigran gelap yang takut diketahui keberadaannya.

Suatu saat dia tinggal di atap bangunan yang sudah hancur, kemudian dia mencari makanan di dalam bangunan tersebut, ternyata dia ditemukan oleh seorang kapten tentara Nazi, namun beruntung dia tidak dibunuh bahkan dia diberikan jas nya agar tidak kedinginan setelah mengetahui bahwa dia adalah seorang pianis.

Hingga saat masuknya tentara Uni Soviet dan tentara Nazi berhasil dikalahkan, dia melihat kapten yang melepaskannya tersebut tertangkap, dan memohon agar membalas jasa nya dahulu yang sudah menyelamatkannya.

Film ini mengajak kita seperti sang pianis sendiri, bersembunyi di langit-langit, menghindari kejaran tentara Nazi, dan semua aksinya untuk menyelamatkan diri. Membuat kita penasaran bagaimana akhir ceritanya dan bagaimana nasib sang pianis kemudian.

Film ini diangkat dari memoir yang berjudul sama, yang ditulis oleh sang pianis sendiri.
Film ini adalah salah satu film yang wajib ditonton terutama bagi pecinta film perang dunia ke-2.

Minggu, 20 November 2011

20 Nov 2011

Hari ini hari yang cukup melelahkan, bangun pagi siap-siap walimahan kakak saya. Beres jam 3, pulang langsung mandi, sholat dan berangkat lagi ke Gor C-Tra Arena dengan harapan masih bisa nonton ujian yudansha. Sayangnya sudah keburu selesai karena peserta cuman 16, dan saya kebagian angkut-angkut matras.

Dengan badan yang sudah gak enak (agak sakit maksudnya), saya pun menjadi malas angkut-angkut matras, alhamdulillah saya ga perlu bermotor malam-malam ke jalan sukarno hatta. Walaupun "tersogok" (kebagian jatah) makanan seafood yang terdiri dari kepiting, kerang, ikan, cumi, tidak membuat saya terhibur. hehehe.. :D

November ini kemungkinan menjadi puncak kesibukan saya di akhir tahun ini, karena di bulan inilah banyak acara yang membuat stamina saya sedikit terkuras dan kurang istirahat.

Anyway, semoga saja kesibukan ini bisa bermanfaat di hari kedepannya. :D

Sabtu, 19 November 2011

Seminar Aikido

Hari ini saya kembali berlatih dengan seorang instruktur Aikido dari Aikikai Hombu. Dan kali ini alhamdulillah saya merasakan menjadi uke-nya. Dengan tangannya yang besar, agak sulit memegang tangannya.

Latihannya rame dan have fun, saya pun mendapatkan ilmu baru dari partner saya yang gonta-ganti dan juga dari penjelasan dari Shihan.
Contohnya saat menjelaskan Ryotedori Tenchinage, mau daru mulainya Ai Hanmi atau Gyaku Hanmi, "both is correct", kata beliau, walau dengan bahasa Inggris yang lancar namun agak sulit saya langsung tangkap karena tidak bisa mengucapkan "L".

Berkali-kali dia mengatakan "white belt just try, enjoy". Pokonya walau tekniknya untuk ikkyu ke atas, pokona mah just try and enjoy!

:D

Jumat, 18 November 2011

Registrasi Semester Depan

Hari ini saya ngambil formulir rencana studi alias FRS. Akhirnya saya akan menginjak ke Semester VIII. Dan saya masih bingung apakah Tugas Akhir dan Seminar akan saya ambil. Berhubung KP baru mulai di bulan November ini.

Rencana topik yang selama ini saya siapkan sebagai tugas akhir memang masih yang itu, belum ada alternatif lain. Registrasi ini bikin saya pengen cepet-cepet mulai, berhubung belum banyak juga anak-anak yang mulai. Baru satu orang yang memulai, itupun masih dalam tahap pengajuan proposal menurut informasi terakhir yang saya ketahui.

Tapi kesibukan akhir tahun ini bikin saya bingung, terutama hubungannya dengan KP. Takut-takut kalau KP mundur, Seminar mundur. Wisuda pun mundur. Hehehe..

Anyway, untuk para mahasiswa tingkat akhir. Berdoa, berusaha, bertawakal. God be with you.

Kamis, 17 November 2011

Tugas Kuliah di Semester Akhir

Ngerjain tugas mata kuliah RTI kali ini berasa ngerjain TA. Mengingat tugasnya adalah mengerjakan Latar Belakang sampai Tujuan penelitian.

Ga tau kenapa saya lebih ingin buru-buru ngerjain TA dibanding KP. Mungkin karena sudah mau lulus, atau mungkin TA nya salah satu topik yang saya suka.

Lancar atau tidak, semuanya harus dijalani..

Sekian postingan pendek kali ini. Maklum agak sibuk mendekati tugas sebagai panitia seminar. hehe.

Rabu, 16 November 2011

Skripsi


Sebenarnya apa arti skripsi? Sekedar tugas akhir agar lulus? Atau penelitian untuk diimplementasikan?

Buat saya (dan teman-teman lain) yang sudah semester 7, skripsi sudah mulai dipikirkan, para dosen pun sudah bilang ini itu tentang skripsi, topiknya, pembimbingnya, mata kuliahnya, daaann lain sebagainya.

Yang sering saya lihat (ketahui, beneran lihat sih belum pernah), skripsi yang paling umum beredar adalah sistem informasi, hingga kabarnya sistem informasi tidak boleh dijadikan skripsi. Well, masih lebih baik yang penting sistem informasi tsb ada di domain yang baru dan dikerjakan sendiri. Soalnya banyak juga nih yang skripsinya beli jadi, malahan dibikinin ama orang lain yang bukan jurusan yang sama (contoh: skripsi IF dikerjain ama anak ekonomi). :D

Yang penting sekarang adalah mengumpulkan semangat untuk mengerjakan skripsi yang sudah di depan mata. Karena saya tahu pasti ada saatnya saya merasa malas. Pokonya kuliah tidak boleh sampe semester 10! :D

Update 2013: Saya gagal memenuhi target, saya sampai di semester 10. :/

Selasa, 15 November 2011

Pelajaran Dari Statistik Blog

Memantau statistik blog saya beberapa minggu ini memberi saya pelajaran yang sangat berharga, bahwa konsisten itu penting, sangat penting.



 

Menurut saya dan bagi saya, konsisten itu tidak bicara kualitas, atau kuantitas. Tetapi bagaimana kita bisa terus melakukan sesuatu terus menerus, berulang-ulang. Rasa bosan pasti ada, tapi itu wajar, dan disitulah konsistensi kita teruji.

Menurut saya lagi, kualitas dan kuantitas bisa mengikuti asal kita bisa konsisten. Konsisten itu lakukan dari yang kecil, lalu kecil+1, lalu (kecil+1)+1, (lalu (kecil+1)+1)+1, dan seterusnya, berulang-ulang tanpa batas akhir. Hingga yang tadinya variabel "kecil" itu memiliki nilai yang sama dengan variabel "besar", dan "bagus".

Bosan itu boleh, penurunan itu ada, tetapi saat peningkatan harus lebih tinggi dari titik puncak sebelumnya. Kalau sama atau di bawah, itu berarti belum meningkat. Buat saya, itulah yang disebut istiqomah, satu tingkat lebih tinggi dari konsisten. Dari yang naik, lalu naik+1, lalu naik+2, lalu naik+3. Atau istilah jepangnya Kaizen (continual improvement). Atau istilah fisikanya percepatan. Walau ada kalanya naik-2, tetapi harus setidaknya naik+4.

Apa sih yang saya lakukan pada blog sehingga mendapat pelajaran? Simple, saya membuat postingan setidaknya 1 buah perhari. Walau saya belum bisa meningkat, setidaknya saya berusaha. Wish me luck! :D

Minggu, 13 November 2011

Minggu Masa Kini


Hari minggu masa kini, udah ga sama kaya minggu saat saya kecil beberapa belas tahun yang lalu. Hari minggu di TV masih banyak film untuk anak-anak, nah sekarang udah hampir ga ada tuh yang namanya film kartun untuk anak-anak. Yang ada apa? Acara musik yang pagi-pagi tuh, yang presenternya suka ngelawak, suka ngehina orang, terus agak-agak banci gitu. :D
Belum lagi infotainment yang isinya berita dari para artis yang walaupun kita tahu ga sama sekali mempengaruhi hidup kita. Mungkin masih banyak acara tv yang amat sangat ga jelas jaman sekarang.

Efeknya? Untuk anak-anak, kalau nonton mereka akan terpengaruh gaya hidupnya, mungkin bisa lebih parah dari yang ada di TV.

Kenapa kartun jadi berkurang? Saya juga ga tau, mungkin karena anak-anak sekarang udah doyan online, masih SD udah dapet hp, merknya bisa BB, waduh. ckck
Atau mungkin doyan maen iPad, ataupun PSP, dan lain sebagainya. Yang rata-rata device modern yang membuat mereka jarang berinteraksi dengan orang sekitar.

Mungkin orang-orang jaman dulu sebelum saya lahir sama herannya seperti saya, hari minggu jaman dulu anak-anak selalu main di luar dengan teman-teman, atau jalan-jalan atau kumpul keluarga. Tapi hari minggu yang saya alami adalah nongkrong di depan TV nonton kartun dari jam 7 pagi sampai jam 12. Video game masih cukup mahal kala itu.

Pendidikan anak itu perlu, termasuk di hari minggu. (apa hubungannya?)

Jumat, 11 November 2011

11-11-11


Banyak yang nikah tanggal ini, mungkin juga banyak yang jadian. Mungkin juga banyak yang operasi cesar demi tanggal lahir cantik.

Sebenarnya ada apa sih dengan tanggal cantik? Toh ga ada pengaruh sama sekali. Jangan sampai menganggap tanggal cantik bisa membawa peruntungan, itu sudah bisa menjadi musyrik.

Tanggal cantik memang sudah membudaya di masyarakat, apalagi dengan kebiasaan para artis yang otomatis dianggap tokoh masyarakat oleh para penonton infotainment.

Memang sih tidak salah, tapi kalau sudah menyentuh kepercayaan kita akan tanggal tersebut, itu yang bahaya. Mulai sekarang biasakan tidak menganggap tanggal cantik itu yang tidak, it's just a date, (not date, not date)

Minggu, 06 November 2011

Aikido and the Spine

I think we are finally at the point of concluding our description of the body parts and now we can concentrate on the spine. The spine is a no man’s land that has been explored by many, and explained erroneously in so many ways it is hard to believe. My conclusions will be questionable to some, but I am not simply gazing into a witch’s crystal ball. I would defend them because my patients show me the correctness of these findings. Nature defends itself. There is just one physiology, one anatomy; we will not invent anything revolutionary.

Let me divide my deductions into several parts:
1. A mechanical analysis of the spine and a quick look at its five parts
2. The role of the spine in autonomic body function
3. Aikido and the spine
4. Pain and aikido
From the mechanical point of view, the human spine is a system of pivots, shock absorbers, and propelling devices. The range of movement of particular spine parts depends on the shapes of the relevant articular surfaces that determine its mobility.

The neck
We anatomically divide the neck into two major parts: the sub-occipital complex, and the remaining part or functionally from the sub-occipital to the C3 level and from C4 to Th4. The upper structure works in a different manner than the rest. It is responsible for rotating the head which goes along the rest of the neck, of course, and meets with the neck/thoracic junction whose rotation is also remarkably significant. The neck bends forward and backwards, and rotates successfully only when all its parts are free from mechanical and reflex limitations, and when the underlying thoracic segments are also fully mobile. A lack of movement on any of these levels requires inner compensation within the spine, and requires extra effort. The short and long muscles of the neck allow it to move smoothly only when of the proper elasticity and length.

The thoracic spine
The strong. but elastic and springy rib gage protects the internal organs, vital to body functions. The thoracic spine has to co-work with the ribs to make the whole structure both rigid and elastic. Its movements are strictly determined by the ribs and sternum. Thoracic spine movements determine the fluid movements of the neck. The muscles do their job well when they are free from pathological tension and injuries.

The lumbar region
This area is the most controversial one due to the many mysteries of the lower back. It mainly bends forward and backward with minimal rotation apart from the very last joint junction between L5 (the lowest lumbar vertebrae) and the sacral bone. Thick discs, strong supporting ligaments and muscles support the upper body on the pelvis,and move it, and decelerate its movements.

The central nervous system penetrates the skeletal spine (bones) via the spinal cord. There are pairs of nerves divided into ventral and dorsal nerves exiting the spinal cord on every level. They innervate all internal organs, muscles, and veins, providing them with connections to and from your brain. With the autonomic nervous system running along but outside the spine, the nervous system controls all bodily functions without any conscious effort on our part. It all works automatically. This is true of the tensing of the muscles, the sweating of the skin, blood pressure, etc. All impulses that go here and there join together in one huge “internet superhighway” within you. Impulses travel very fast from one place to another. The spine and spinal cord play a large part in the channeling of these impulses.

The spine in aikido
There is more to describe here than we might imagine. To make the story short, I will organize it all into points:
a) The spine secures all of the limbs and the chest, so it transmits all movements from one end of the locomotor spine to the other. It works as a transmitter of the smallest tensions and muscle actions that we are applying, feeling or responding to;
b) The spine dampens vertical vibrations through its internal cushions, the spinal discs (gelatinous parts that absorb and dampen vibrations occurring during all movements;
c) The spine allows the performance of any movement required because it consists of so many articular surfaces. It can choose the most convenient combination for movement possible. Usually, the spine makes all of these structures work together with some focused on movement, while others less so;
d) The spine bends to meet the demands placed on it in forward and backward falls. It deals with throws to the mat so as to protect the spinal cord and the rest of the body from being injured;
e) The spine, when free from limitations, allows to us to perform any movement we think of. In an aikido context, any combination of iriminage through kaitennage, to suwariwaza;
f) The spine reads our state of mind, responds to it, and is its reflection regardless of our physical structure and its history. It glows when we are healthy, springy and full of life. It likewise reflects our state when we are in a bad mood, ill, or in pain;
g) The spine is also connected to breathing. Its shape and relationship with the chest is a basic factor in breathing, apart from soft tissue limitations;
A painful spine in aikido is indicative of the following:
a) It has suffered an injury and not properly healed. By injury, I refer to something less than bone breakage, including soft tissue disorders like capsula irritations, ligamentous instability that leads to hypermobility, and/or muscle imbalance affecting actions of the smooth spine region;
b) The spine has had no opportunity for a good warmup before dojo workouts or a reasonable cooling down after,
c) The spine has some persistent irritations in one of its tissues, or in group of them, and cannot work freely without receiving warning signals from them,

From my personal experience, the most common spinal problem is disc dysfunction, prolapse, hernia, or whatever we choose to call it. Discs are commonly blamed for all spine problems, but this is not true. There are so many tissues surrounding the spine that are innervated and that respond when under load. To pinpoint the specific area causing the problem is like exploring a maze. With specific manual procedures we are able to determine what tissue groups we need to work with to minimize and eliminate the problem. Sometimes very simple procedures can bring a lot of pain relief and help us to get back exercising again.
Pain in aikido usually means a lack of elasticity in muscles governing pelvic action and is expressed as asymmetric spinal action. This, in turn, disturbs the fluid action of the whole body, and it is only a matter of time before this results in a painful disorder.

Aikido is supposed to be a pain-free activity. It should fill us with pleasure and a joy of learning and performing. We should not be deprived of participating in this activity. Reasonable stretching exercises combined with skillful breathing, and work on personal growth are a simple way to pain free aikido. Our body, with all its parts described in all my articles, is a fantastic mechanism that serves us 24 hours a day. We need to take care of it to maintain a healthy life. We can enjoy a very balanced state of mind and body through proper nutrition, physical exercise (aikido) and emotional health. That is my wish for all of my aikido friends!

Source

Movie Review: The Shawshank Redemption

Yak, review film kali ini berjudul: The Shawshank Redemption

Film ini tahun 1994, film jadul dong.. Hehehe.. Walau film jadul, film ini menurut saya layak untuk ditonton. Film ini diangkat dari novel Stephen King yang berjudul Rita Hayworth and Shawshank Redemption.

Bercerita tentang Andy Dufresne (Tim Robbins), seorang bankir yang menjadi napi di penjara Shawshank State Penitentiary selama 20 tahun setelah dituduh membunuh istrinya. Di sana dia bertemu dengan Ellis Boyd Redding alias Red (Morgan Freeman), yang pada akhirnya mereka menjalin persahabatan.

Red adalah salah satu penyuplai barang-barang ilegal dari luar penjara ke dalam, dengan bayaran tentunya. Dari sanalah Andy dan Red mulai berkenalan. Andy yang pendiam tidak banyak berbicara dan memiliki ketenangan, langsung disukai oleh Red sejak pertama kali melihatnya.
Di dalam penjara, Andy dilindungi oleh kepala penjara dan penjaga karena dia dimanfaatkan oleh kepala penjara untuk melakukan pencucian uang.
Andy juga seorang yang pintar dan banyak membaca buku, dia pun turut membangun perpustakaan penjara yang awalnya seperti gudang buku yang penuh debu menjadi perpustakaan yang banyak koleksi bukunya. Dia meminta bantuan kepada pemerintah daerah berupa sumbangan uang dan buku dengan mengirimkan surat sebanyak 1 surat setiap minggunya. Setelah beberapa tahun baru diberi, Andy tidak puas dan mengirim 2 surat setiap minggunya. Hingga akhirnya perpustakaan tersebut mendapat bantuan yang lebih besar.

Sejak menolong kepala penjaga (bukan kepala penjara) mendapatkan uang tanpa pajak, dia menjadi terkenal di seluruh penjara sebagai konsultan keuangan.

Film ini sangat menyenangkan ditonton  terutama saat melihat bagaimana hebatnya Andy disukai oleh orang-orang penjara dan menjadi  Film ini akan membuat penasaran jika tidak disaksikan sampai selesai. Susah menjelaskan bagaimana serunya film ini, lebih baik saksikan saja sendiri. Hehehe...

Jumat, 04 November 2011

Movie Review: Valkyrie

Kali ini saya akan mereview film lama yang berjudul: Valkyrie



Film ini rilis tahun 2008 dengan setting di Jerman yang dikuasai Nazi dalam masa perang dunia ke-2. Tokoh utama film bernama Claus von Stauffenberg, diperankan oleh tom Cruise. Claus von Stauffenberg adalah perwira dengan pangkat kolonel yang melakukan rencana pembunuhan Adolf Hitler, yang terkenal dengan nama "20 July plot".

Pada masa Nazi menguasai Jerman, mereka memiliki rencana yang telah disusun sebelumnya dan akan dilaksanakan jika negara dalam keadaan darurat, seperti tewasnya Adolf Hitler, rencana tersebut dinamakan Operation Valkyrie. Dari situlah Kolonel Claus von Stauffenberg melihat celah tersebut, dia ingin mengambil alih negara dan melakukan gencatan senjata dengan sekutu.

Rencana pembunuhannya akan dilakukan di Wolf's Lair milik Adolf Hitler pada 20 Juli 1944, menggunakan bom yang diledakkan di bawah meja dimana Hitler dan petugas lain berkumpul.

Film ini sangat menegangkan, namun bukan film menyeramkan. Kita akan merasa seperti salah satu kelompok Stauffenberg.

Film ini bukan film perang, jadi tidak banyak adegan seperti Band of Brothers, Saving Private Ryan, Platoon, dan lain-lain. Film ini tentang kudeta, pemberontakan, apapun istilahnya, dan merupakan salah satu tema yang saya sukai.

Bagi yang belum nonton, wajib deh nonton. :D

Ujian Mudansha Aikido: Kyu 4

Kali ini, 27 November 2011 saya akan kembali menghadapi ujian mudansha aikido, Insya Allah naik ke Kyu 4.
Walaupun belum daftar, termasuk belum ada uang, latihan harus jalan terus, sapa tau mendadak ada yang kasih subsidi. Hehehehe..

Ujian Kyu 4 ada yang bilang perbedaannya dari ujian ke Kyu 5 tidak terlalu banyak. Yang banyak perbedaan itu dari ujian ke kyu 3.

Tapi tetep aja ujian jadi berasa menegangkan, masih ada teknik-teknik yang belum lancar, belum lagi teknik yang udah lama ga dilatih jadinya agak-agak lupa. Termasuk teknik ujian ke kyu 3 yang kadang-kadang disuruh dipraktekin. Wadaaww...

Tapi yang harus disiapin tentu saja mental dan stamina. Terkadang kalo udah cape, mental terganggu dan teknik yang saat latihan lancar pun bisa menjadi blank, blank, blank!

Bismillah..