Selasa, 01 Juli 2014

Mencari Nilai Keyakinan Iman Islam Dalam Diri Orang-Orang Islam di Indonesia

Yak, post berikutnya. Format judulnya mirip-mirip dengan postingan sebelum ini. Tapi ingat, baik post tersebut dan post ini, tidak membahas islam, tapi membahas orang-orangnya.

Di bulan Ramadhan, tempat makan harus tutup! Saya beberapa kali mendengar hal itu, atau membaca berita seperti itu. Saya sering bertanya-tanya, kenapa? Karena takut tergoda! Betul. Lalu, yang tidak puasa dan tidak masak di rumah harus makan apa!? Batu? Pasir? Atau garuk-garuk batang pohon!?

Maksud saya. Apakah mereka yang menuntun untuk tempat makan agar tutup itu yakin atau tidak pada kekuatan iman mereka sendiri menahan lapar dan haus? Apakah karena mereka tidak yakin? Lantas membuat orang yang tidak berpuasa tidak nyaman? Terganggu? Mereka sepertinya semakin membuat Islam semakin jelek. Islam terlihat seperti sombong, angkuh, atau mungkin hanya karena mereka mayoritas di Indonesia!? Padahal yang muslim di negara yang mayoritas non-muslim, tidak tergoda dan tetap berpuasa dengan lancar.

Ini negara bukan negara Islam. Mereka harus sadar. :)

Islam itu toleran. Kita juga harus toleran! Jangan sombong! Jangan angkuh! Janganlah kalian jadi seperti FPI. Merusak sana-sini, menghajar sana-sini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar