Minggu, 02 Agustus 2015

2 Agustus 2015

Akhirnya hari ini tiba juga, hari pernikahanku, pagi ini saat sambil menunggu para wanita yang dirias, aku ingin menulis sedikit saja setelah lama tak menulis di sini.

Saat memutuskan akan menikahi anak gadis, tepat dua hari setelah hari terakhir mas percobaan di tempat pertama aku bekerja, rasanya itu nekat. Orang-orang pada umumnya memikirkan dari mana biaya pernikahannya. Aku pun tak tahu saat itu, aku hanya ingin menikah saat itu.

Hari demi hari, rencana disusun, dari mulai lamaran. Tanggal lamaran, pakai cincin atau tidak, dan lainnya. Masya Allah, satu persatu rezeki Allah datang, ada saja pintu rezeki Allah melalui orang-orang terdekat. Perasaanku semakin optimis, semakin bersemangat, namun sempat juga lupa bersyukur.

Langkah berikutnya mempersiapkan pernikahannya, acara utama. Tanggal, tempat, mahar, konsep, dan lainnya. Secara finansial keuanganku berkurang, lalu bertambah lagi. Lalu aku mulai memperbanyak sedekah, dengan kepercayaan balasan Allah.

Hal yang sering aku katakan pada calon istriku adalah: "Bismillah". Dan kami bersemangat dengan kepasrahan pada Allah.

Dan pada hari ini aku ucapkan lagi, Bismillah...