Sabtu, 22 April 2017

Membeli Rumah

Beberapa bulan ini saya dan istri sedang berusaha untuk membeli rumah, perjalanan dimulai dari menabung, sebenarnya sejak menikah sudah menabung, menyisihkan dari gaji, langsung dipisahkan saat gajian. Bulan September 2016 hingga Februari 2017 alhamdulillah saya mendapatkan rejeki berupa pekerjaan tambahan, yang diiringi juga kesulitan tambahan, sehingga tabungan saya dapat lebih cepat menumpuk. Istri pun sudah memulai berbisnis pakaian bayi (sila cek https://www.instagram.com/lily.babyshop/ hehehe...) sejak November, alhamdulillah cukup lancar.

Hari ini sepertinya saya sudah mendapatkan rumah yang cocok, di daerah Ujungberung, dari segi surat-surat rumah tersebut dan terutama lingkungannya dan harganya. Ingat, membeli rumah untuk ditinggali berarti mencari hal yang memengaruhi kehidupan kita dalam jangka panjang. Pencarian intensif dilakukan selama sekitar satu bulan, sebelumnya kurang intensif sih. Sayangnya karena pencarian yang intensif tersebut, pekerjaan yang tiba-tiba banyak, juga kuliah yang baru mulai, saya tidak sempat mencari informasi KPR. Baru sekitar seminggu saya mencari info tentang KPR dan bank-bank penyedia KPR, tapi masih sedikit info yang saya dapatkan.

Sepertinya perjalanan memang masih panjang, saya juga masih cemas dengan KPR yang takutnya ditolak karena cicilan bulanan yang melebihi 40% gaji saya. Tapi saya yakin, ada rintangan pasti ada solusinya. Pengalaman saya dan istri saat memutuskan akan menikah, kami memulainya dengan Bismillah.

Bismillah..

Sabtu, 11 Maret 2017

Kehidup di Sekitar

Maret 2017 ini penuh kejutan, sebenarnya 2017 ini penuh kejutan, teman-temanku yang sudah lama tak berjumpa, yang selama ini membuka dirinya melalui media sosial, satu persatu mengunggah kesenangannya, kesuksesannya, kegagalannya, impiannya, cita-citanya, apapun yang mereka bisa bagikan. Terlihat biasa memang, tapi yang kusdari adalah waktu bergulir cepat, dan banyak perubahan dan raihan orang-orang di sekitarku.

Salah satunya adalah salah satu pelatih Aikido-ku, dia yang sedang menggemari Karate-pun kini sedang berguru di Jepang. Temanku ada yang membuka usaha kuliner baru, temanku yang lain menikah dan pindah ke Jawa Timur, temanku yang lain lagi berpindah tempat kerja.

Keluargaku pun kini banyak perubahan, istriku kini berjualan pakaian bayi, sila cek Instagram lily.babyshop (hehe), ibuku akan menunaikan ibadah haji tahun ini, kakakku semakin meningkatkan penjualan celana MMA-nya.

Orang sekitar rumahku juga, penjual kupat tahu dan lontong kari kini sudah mengganti gerobaknya dengan yang lebih bagus dan lebih besar, ada tukang tambal ban di depan rumah.

Pertumbuhan manusia terus melaju, dan kita sebagai salah satunya, tidak boleh tinggal diam, kita harus membangun diri, berusaha sedikit demi sedikit, orang Sunda bilangnya ngeureuyeuh.

Suatu waktu, kita akan mencapai sesuatu. :)

Bandung, 11 Maret 2017.

Kamis, 09 Maret 2017

Tiba-tiba 2017.

Tiba-tiba, tahun berganti menjadi 2017, tak kusangka waktu melesat seperti anak panah.

Tahun ini banyak sekali hal yang baru dan kurencanakan. Beberapa di antaranya adalah aku mulai kuliah di Universitas Terbuka, mengambil program studi Sastra Inggris Bidang Minat Penerjemahan, semoga dengan mengikuti ini aku dapat mewujudkan cita-citaku menjadi penerjemah yang profesional dan hasil terjemahanku jelas, tidak berbahaya, dan nyaman dibaca.

Selain kuliah, aku berencana membeli rumah di tahun ini, untuk menjalani kehidupan rumah tangga yang terpisah dari orang tuaku maupun mertuaku, sehingga aku bisa belajar lebih banyak lagi. Terutama juga aku ingin memasak sendiri, memasak kue, lalu bermain bersama anakku, dan membuat mainan-mainan DIY ala The Dad Lab. Sila cek di Facebook. Bagus sekali!

Anyway, selamat datang 2017, di usiaku yang sudah menginjak 27 tahun, semoga kita bisa bersahabat karib, dan saling mengisi, aku bisa melewatimu dengan kenangan-kenangan indah yang kutorehkan sekali seumur hidup.